Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Jembatan Buatan Masa Penjajahan Belanda di Kudus Ini Masih Kokoh Slur!!!

Gambar
Kabupaten Kudus - Di Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terdapat sebuah jembatan kuno yang dibuat zaman penjajahan Belanda.  Jembatan penghubung dua kecamatan itupun masih dilintasi roda dua dan kendaraan pribadi. Jembatan berukuran lebar 2,5 meter dan panjang 50 meter. Jembatan menghubungkan dua kecamatan, Bae dan Gebog Kondisi jembatan besinya sudah berkarat dan dibangun di atas Sungai Gelis. Macet saat jam-jam kerja, pagi terutamanya. Hanya bisa dilintasi mobil pribadi dan motor, itupun secara bergantian. Bus tidak bisa melintas di Jembatan Karangsambung. Kono jembatan tersebut dibuat oleh masa penjajahan Belanda. Jembatan tersebut digunakan sebagai akses kendaraan untuk memuat tebu dan hasil petani lainnya. Hingga sekarang jembatan yang berkarat itu masih kokoh dan digunakan aktivitas masyarakat sehari-hari.

Cerita Turun Temurun di Balik Tradisi Perang Obor di Jepara

Gambar
Perang obor di Jepara. Dok Pribadi Kabupaten Jepara – Tradisi perang obor dalam acara sedekah bumi di Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah digelar meriah tahun ini. Ternyata di balik perang obor tersebut terdapat dua tokoh yang dulunya bertengkar menggunakan obor. Seperti apa ceritanya. Kepala Desa Tegalsambi, Agus Santoso mengatakan perang obor ini merupakan usaha dilakukan dengan saling pukul pelepah kelapa dan duan pisang yang dibakar. Dari situlah hewan ternak tiba-tiba sembuh dari penyakit. Agus bercerita perang obor ini bermula dari cerita Kiai Babadan dengan Mbah Gemblong. Kiai Babadan ini memiliki juru rawat hewan ternak yakni Mbah Gemblong. Suatu hari hewan ternak milik Kiai Babadan sedang sakit. "Ini sebagai warisan cerita Mbah Gemblong dengan Kiai Babadan, itu dulu 500 tahun yang lalu. Suatu hari hewan ternaknya sakit akan mati," jelas Agus belum lama ini. Kiai Babadan menjumpai Mbah Gemblong di sungai. Babadan pun menganggap Mb...

Kisah Raden Bambang Kebo Nyabrang dengan Raden Ronggo di Balik Asal-usul Gerbang Majapahit ada di Pati

Gambar
Lokasi Gerbang Majapahit di Pati. Dok. Pribadi Kabupaten Pati - Gerbang Majapahit berada di Dukuh Rendole Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Gerbang ini mengkisahkan tentang Raden Bambang Kebo Nyabrang adalah anak Sunan Muria yang tidak diakui karena sejak kecil diasuh oleh kakeknya. Hal ini seperti tertulis pada plang yang ada di depan lokasi gerbang yang dikenal masyarakat Gerbang Majapahit. "Sebagai syarat agar diakui sebagai anak Sunan Muria, maka Sunan Muria menyuruh Kebo Nyabrang membawa pintu gerbang Majapahit dari Mojokerto menuju Gunung Muria dalam satu malam," tulisnya seperti dilihat belum lama ini. Murid Sunan Ngerang juga berkeinginan untuk mendapatkan pintu tersebut. Sebab pintu itu menjadi syarat untuk mempersunting putri Sunan Ngerang. Di sisi lain tempat di padepokan Sunan Ngerang salah satu muridnya bernama Raden Ronggo ingin menyunting putri Sunan Ngerang bernama Roro Pujiwat. Dia mau memperistri dengan syarat Raden Ronggo memboyong...