Kisah Raden Bambang Kebo Nyabrang dengan Raden Ronggo di Balik Asal-usul Gerbang Majapahit ada di Pati

Lokasi Gerbang Majapahit di Pati. Dok. Pribadi
Kabupaten Pati - Gerbang Majapahit berada di Dukuh Rendole Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Gerbang ini mengkisahkan tentang Raden Bambang Kebo Nyabrang adalah anak Sunan Muria yang tidak diakui karena sejak kecil diasuh oleh kakeknya. Hal ini seperti tertulis pada plang yang ada di depan lokasi gerbang yang dikenal masyarakat Gerbang Majapahit.

"Sebagai syarat agar diakui sebagai anak Sunan Muria, maka Sunan Muria menyuruh Kebo Nyabrang membawa pintu gerbang Majapahit dari Mojokerto menuju Gunung Muria dalam satu malam," tulisnya seperti dilihat belum lama ini.

Murid Sunan Ngerang juga berkeinginan untuk mendapatkan pintu tersebut. Sebab pintu itu menjadi syarat untuk mempersunting putri Sunan Ngerang.

Di sisi lain tempat di padepokan Sunan Ngerang salah satu muridnya bernama Raden Ronggo ingin menyunting putri Sunan Ngerang bernama Roro Pujiwat. Dia mau memperistri dengan syarat Raden Ronggo memboyong pintu gerbang Majapahit ke padepokannya.

Murid tersebut Raden Ronggo kecewa karena pintu gerbang Majapahit telah dibawa Kebo Nyabrang ke Gunung Muria. Lantas Raden Ronggo mengejar Kebo Nyabrang untuk meminta pintu, namun tidak diberikan. Lalu timbul peperangan. Sunan Muria yang melihat dua orang bertarung lalu turun ke tempat kedua orang tersebut bertarung.

Lalu Sunan Muria berkata "Wis padha lereno sak kloron padha bandhole". Berhentilah kedua orang tersebut bertarung, hingga sekarang tempat tersebut dinamai Dukuh Rendhole (Isak kloron padha bandhole). Sunan Muria pun mengakui Rade Kebo Nyabrang menjadi anaknya dan menyuruhnya untuk menjadi penjaga pintu Gerbang Majapahit.

Berikut video Gerbang Majapahit yang ada di Pati; 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sederet Cerita Kesaktian Mbah Jenggolo Murid Sunan Kudus yang Jadi Cikal Bakal Desa Janggalan

Ketika Sejarah Dikendalikan Oleh Penguasa Orde Baru

Mengenal Alas Lamin, Pati, Konon Ada Lubang Bekas Pembantaian yang Masih Misteri