Postingan

Jembatan Buatan Masa Penjajahan Belanda di Kudus Ini Masih Kokoh Slur!!!

Gambar
Kabupaten Kudus - Di Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terdapat sebuah jembatan kuno yang dibuat zaman penjajahan Belanda.  Jembatan penghubung dua kecamatan itupun masih dilintasi roda dua dan kendaraan pribadi. Jembatan berukuran lebar 2,5 meter dan panjang 50 meter. Jembatan menghubungkan dua kecamatan, Bae dan Gebog Kondisi jembatan besinya sudah berkarat dan dibangun di atas Sungai Gelis. Macet saat jam-jam kerja, pagi terutamanya. Hanya bisa dilintasi mobil pribadi dan motor, itupun secara bergantian. Bus tidak bisa melintas di Jembatan Karangsambung. Kono jembatan tersebut dibuat oleh masa penjajahan Belanda. Jembatan tersebut digunakan sebagai akses kendaraan untuk memuat tebu dan hasil petani lainnya. Hingga sekarang jembatan yang berkarat itu masih kokoh dan digunakan aktivitas masyarakat sehari-hari.

Cerita Turun Temurun di Balik Tradisi Perang Obor di Jepara

Gambar
Perang obor di Jepara. Dok Pribadi Kabupaten Jepara – Tradisi perang obor dalam acara sedekah bumi di Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah digelar meriah tahun ini. Ternyata di balik perang obor tersebut terdapat dua tokoh yang dulunya bertengkar menggunakan obor. Seperti apa ceritanya. Kepala Desa Tegalsambi, Agus Santoso mengatakan perang obor ini merupakan usaha dilakukan dengan saling pukul pelepah kelapa dan duan pisang yang dibakar. Dari situlah hewan ternak tiba-tiba sembuh dari penyakit. Agus bercerita perang obor ini bermula dari cerita Kiai Babadan dengan Mbah Gemblong. Kiai Babadan ini memiliki juru rawat hewan ternak yakni Mbah Gemblong. Suatu hari hewan ternak milik Kiai Babadan sedang sakit. "Ini sebagai warisan cerita Mbah Gemblong dengan Kiai Babadan, itu dulu 500 tahun yang lalu. Suatu hari hewan ternaknya sakit akan mati," jelas Agus belum lama ini. Kiai Babadan menjumpai Mbah Gemblong di sungai. Babadan pun menganggap Mb...

Kisah Raden Bambang Kebo Nyabrang dengan Raden Ronggo di Balik Asal-usul Gerbang Majapahit ada di Pati

Gambar
Lokasi Gerbang Majapahit di Pati. Dok. Pribadi Kabupaten Pati - Gerbang Majapahit berada di Dukuh Rendole Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Gerbang ini mengkisahkan tentang Raden Bambang Kebo Nyabrang adalah anak Sunan Muria yang tidak diakui karena sejak kecil diasuh oleh kakeknya. Hal ini seperti tertulis pada plang yang ada di depan lokasi gerbang yang dikenal masyarakat Gerbang Majapahit. "Sebagai syarat agar diakui sebagai anak Sunan Muria, maka Sunan Muria menyuruh Kebo Nyabrang membawa pintu gerbang Majapahit dari Mojokerto menuju Gunung Muria dalam satu malam," tulisnya seperti dilihat belum lama ini. Murid Sunan Ngerang juga berkeinginan untuk mendapatkan pintu tersebut. Sebab pintu itu menjadi syarat untuk mempersunting putri Sunan Ngerang. Di sisi lain tempat di padepokan Sunan Ngerang salah satu muridnya bernama Raden Ronggo ingin menyunting putri Sunan Ngerang bernama Roro Pujiwat. Dia mau memperistri dengan syarat Raden Ronggo memboyong...

Sederet Cerita Kesaktian Mbah Jenggolo Murid Sunan Kudus yang Jadi Cikal Bakal Desa Janggalan

Gambar
Lukisan tiga dimensi kuda pemeliharaan Mbah Jenggolo di Desa Janggalan. Kabupaten Kudus - Cikal bakal Desa Janggalan Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus tidak terlepas dari sosok Mbah Jenggolo atau yang dikenal Sirojuddin. Konon Mbah Jenggolo merupakan murid Sunan Kudus yang menjadi tonggak sejarah berdirinya Desa Janggalan, lalu seperti apa ceritanya? Makam Mbah Jenggolo berada di sebelah selatan Balai Desa Janggalan. Makamnya hingga kini masih terawat dengan baik. Bahkan banyak peziarah yang datang di makam juru pelihara kuda Sunan Kudus setiap harinya.  Kepala Desa Janggalan, Noor Azis mengatakan cerita tentang Mbah Jenggolo hingga kini masih ada turun-temurun. Azis menyebutkan Mbah Jenggolo merupakan murid kesayangan dari Sunan Kudus salah satu Wali Sembilan penyebar agama Islam di Jawa. “Cerita Mbah Jenggolo ini memang turun-temurun ya,” terang Azis belum lama ini. Azis menuturkan Mbah Jenggolo merupakan sosok cikal bakal berdirinya Desa Janggalan. Hal ini bisa dilihat de...

Di Balik “Tapa Wuda” Ratu Kalinyamat yang Fenomenal

Gambar
Pertapaan Ratu Kalinyamat di Desa Tulakan Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara.  Jepara – Sebuah tempat di Desa Tulakan Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara kono menjadi lokasi pertapaan Ratu Kalinyamat. Konon Ratu Kalinyamat melakukan pertapaan “tapa wuda” atau semedi di petilasan tersebut. Lalu seperti apa kisah tapa wuda Ratu Kalinyamat tersebut?  Pertapaan Ratu Kalinyamat ini berada di Desa Tulakan Kecamatan Donorojo. Jarak dengan pusat Kota Jepara 36 kilometer atau ditempuh dengan berkendara sekitar 60 menit.  Juru kunci petilasan Ratu Kalinyamat, Muchlisin mengatakan tapa wuda yang dilakukan oleh Ratu Kalinyamat bukan terkandung masuk tapa atau bersemedi tanpa busana. Melainkan semedi dengan melepaskan busana keraton dan memakai busana layaknya rakyat biasa.  “Yang dimaksud dengan tapa wuda senjang rambut, khususnya untuk Ratu Kalinyamat bukan untuk telanjang bulat itu bukan. Beliau wuda itu dalam arti melepaskan busana keraton, tapi memakai pakaian layaknya ra...

Parangtritis By PPL Unnes SMA 2 Bae, Kudus

Gambar

B.J. Habibie Sebagai Sosok Pengganti Soeharto

Gambar
Sosok Burhanudin Jusuf Habibie yang melekat pada ingatan bangsa Indonesia adalah sosok yang terkenal dengan pembuatan pesawat teknologi tingkat tinggi. Sosok Habibie menjadi idola seluruh bangsa Indonesia bagi remaja , dan para orang tua yang berharap anak-anaknya kelas mengikuti jejak dari B.J. Habibie. Habibie merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo. Ayahnya yang berprofesi sebagai ahli pertanian berasal dari etnis Gorontalo dan memiliki keturunan bugis, sedangkan ibunya beretnis jawa R.A. Tuti Marini Puspowardjojo adalah anak seorang spesialis mata di Yogya, ayahnya bernama Puspowardjojo bertugasa sebagai pemilik sekolah. B.J. Habibie menikah dengan Hasri Ainun Besari pada tanggal 12 Mei 1962 dan dikarunia dua orang putra anak yang bernama; Ilham akbar Habibie, dan Thrareq Kemal Habibie. (Sumber: Wikipedia diakses pada tanggal 26 ...