Kumpulan Tugas

Tugas UTS Sejarah Revolusi Kemerdekaan
oleh 
Dian U. Aji 
Pendidikan Sejarah Unnes

Nomor 1
          a.         Latar belakang pemerintah Jepang membentuk BPUPKI yaitu ketika patahnya kekuatan Jepang di Pasifik menyebabkan bala tentara pendudukan Jepang di Jawa pada tanggal 7 September mengumumkan secara resmi bahwa bala tentara Dai Nippon berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia di kemudian hari. Bertalian dengan pengumuman itu, maka dibentuklah Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), atau yang disebut dengan Dokuritau Jumbi Cosakai. Tujuan dari hal tersebut yaitu mengajak bangsa Indonesia mempertahankan Jawa dan madura terhadap serangan pihak sekutu karena bala tentara pendudukan ingin bertahan disini seandainya terputus hubungan dengan negara induknya.
         b.          
          c.         BPUPKI hanya bertugas untuk merancang Undang - Undang Dasar. BPUPKI mengadakan sidang dua kali saja, yakni pada tanggal 29 mei - Juni dan dari tanggal 10 - 16 Juli 1945. Setelah tugas dari BPUPK selesai, pada tanggal 7 Agustus 1945 diperoleh izin untuk membentuk suatu panitia yang seluruhnya dari orang Indonesia. Dalam izin tersebut disebutkan bahwa panitia itu bertugas mengadakan persiapan untuk mengambil alih kekuasaan pemerintah dari pemerintah militer Jepang. Panitia yang disebut Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ini beranggotakan 21 orang pilihan dari seluruh Indonesia berdasarkan perbandingan kasar jumlah penduduk masing - masing wilayah. Dengan demikian pada akhirnya BPUPKI berkakhir.
Nomor 2
a)      Proklamasi kemerdekaan Indonesia kurang begitu dipersiapkan dengan baik. Hal ini disebabkan karena terdapat suatu perbedaan pendapat antara golongan tua dengan golongan muda. Dalam hal ini golongan muda ingin segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia secepat mungkin dan kemerdekaan tersebut bukan hadiah dari pihak Jepang melainkan pihak Indonesia sendiri. Diketahui bahwa terjadinya desas desus yang menyatakan bahwa Jepang harus atau akan mengadakan kapitulasi dengan Sekutu memacu aksi organisasi bawah tanah yang telah bersepakat untuk bangkit melawan Jepang bila Sekutu mendarat. Bahkan pada tanggal 10 Agustus 1945, setelah mendengar siaran radio yang kebetulan tidak disegel oleh pemerintah militer Jepang sudah memutuskan untuk menyerah. Golongan muda diwakili oleh Sjahrir mendesak Hatta agar dia bersama Soekarno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Akan tetapi golonga tua yang diwakili oleh Soekarno dan Hatta tidak ingin untuk segara memproklamasikan, hal ini terjadi dikarenakan Soekano dan Hatta masih menunggu kepastian pihak Jepang yang akan bersedia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Perundingan mengenai kapan Proklamasikan kemerdekaan Indonesia masih alot, sehingga golongan muda tidak putus asa untuk berkeinginan segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Golongan muda pada tanggal 16 Agustus m1945 menculik 2 tokoh tersebut yaitu Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk membahas kemerdekaan semalam suntum dikediaman Laksamana maida, yang kemudian diproklamasikan kemerdekaan Indonesia yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945. Hal - hal tersebutlah yang menurut saya penyebab bagaimana kemerdekaan Indonesia yang kurang dipersiapan dengan baik.
b. Proklamasi kemerdekaan Indonesia tidak mendapat gangguan dari pihak Jepang. Diketahui bahwa orang Jepang disaat itu sudah mewaspadai dari gerakan - gerakan semua pemimpin Indonesia yang diawasi secara ketat. Suatu tempat rapat yang bebas dari mata mata kempetai  merupakan hal yang amat sangat penting. Hal pula tertunjuk pada pemilihan tempat penculikan Soekarno Hatta di Rengasdengklok. Para golongan muda menganggap bahwa Rengasdengklok merupakan tempat yang jauh dari hirup pingup mata mata pihak Jepang. Selain itu bahwa dengan bantuannya Laksamana  muda maeda orang Jepang yang memihak orang Indonesia bersedia atau menyediakan rumahnya untuk dipakai sebagai tempat rapat kaum nasionalis (16 Agustus 1945). Proklamasi kemerdekaan Indonesia sendiri terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno membacakan proklamasi itu dihadapan suatu kelompok kecil didepan rumah pribadinya. Segera setelah itu bersama pesan pribadi Hatta kepada sehabat -sahabat nasionalisnya, proklamasi disiarkan diseluruh radio Domei Indonesia dan jaringan telegraf yang oleh para pegawai Indonesia dibalik pintu terkunci kantornya di Jakarta (Batavia).
c. Indonesia dikatakan sebagai sebuah Negara yang sempurna disaat itu (Pasca Kemerdekaan Indonesia). Dalam hal ini, Indonesia ketika baru saja merdeka masih terdapat suatu bergolakan untuk menentukan dasar sebuah negara meskipun dalam kenyataannya bahwa dalam pembentukan BPUPKI yang merupakan suatu badan yang membentuk dasar - dasar sebuah Negara. Terdapat 3 kriteria dalam sebuah negara yang dikatakan sempurna yaitu wilayah, penduduk, berdaulat atau diakui oleh negara lain secara de facto maupun secara de jure. Indonesia ketika itu meskipun dikatan sudah memiliki wilayah dan penduduk meskipun secara nyata diakui oleh orang Indonesia merupakan suatu Negara, itupun mengenai pengkuan, tidak seluruh wilayah Indonesia mengerti kalau Indonesia sudah merdeka. Sedangkan secara hukum Internasional atau pengakuan oleh negara lain (De Jure) itu belum ada pengakuan oleh negara lain. Dalam hal ini Belanda pun mengakui bahwa Indonesia menjadi sebuah negara harus menunggu 5 tahun. Jadi dengan demikian bahwa Indonesia disaat itu masih belum dikatakan menjadi sebuah negara yang sempurna.
Nomor 3
a)      Pembatalan PNI sebagai partai tunggal
Dimana pemerintah ketika itu membentuk PNI sebagai partai tunggal di Indonesia namun hal dirasa oleh para tokoh negara sama dengan negara Jepang yang sama hanya menggunakan partai tunggal. Hal ini ditakuti para pendiri negara ketika suatu kelak nanti sekutu datang dan mengira bahwa Indonesia sama dengan Jepang dan hal ini kira sebagai pemicu bahwa Indonesia anti terhadap sekutu. Namun dengan perasaan yang sedemikian rupa para tokoh pendiri bangsa dengan usul Undang - Undang melalui maklumat pemerintah tanggal 3 November 1945 pada tanggal 30 Oktober 1945 yakni menyarankan sistem partai tunggal diganti dengan sistem multi-partai di mana aliran politik yang penting punya perwakilan.
b)      Keluarnya maklumat tentang terbentuknya partai politik
Hal ini disebabkan oleh seruan Soekarno membentuk PNI mendapat tanggapan yang berbeda di kalangan masyarakat atau mengalami pro dan kontra. Adanya pro dan kontra tersebut akhirnya Soekarno dengan jiwa yang besar mengubur cita - citanya dengan mengeluarkan maklumat untuk penundaan pembentukan PNI.
c)      Para tokoh dengan cepat membentuk partai politik setelah keluarnya maklumat pemerintahan
Hal ini dikarenakan pada saat itu sudah terbentuk suatu kelompok atau organisasi yang di masa Jepang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Dari perkumpulan atau kelompk tersebut dengan mudah untuk membentuk suatu partai untuk berjuang di kanca perpolitikan Indonesia. Contohnya PNI yang merupakan partainya orang - orang menengah keatas, hal ini disebabkan karena anggota dari PNI merupakan orang - orang yang berada dipemerintahan. Selain itu pada tanggal 7 November 1945 terbentuklah partai masyumi yang dalam waktu satu tahun dapat mengalahkan besarnya PNI dan kelak menjadi partai politik terbesar di Republik ini. masyumi ini menghimpun semua organisasi Islam non politik yang dulu ikut masyumi jaman Jepang termasuk muhammadijah dan NU.
d)     Akibat banyak partai
Akibat atau dampak dari banyaknya partai politik yaitu dampak positifnya
aliran politik yang penting punya perwakilan. Namun hal yang disebabkan oleh banyaknya partia menyebabkan kegagalan dalam pemerintahan. Kita bisa lihat bahwa setelah terbentuknya banyak partai politik, partai politik tersebut hasrat untuk berkuasa yang sangat tinggi sehingga timbulnya perebutan kekuasaan dan bagi - bagi kekuasaan untuk yang berkuasa. Di mana masa kabinte Natsir hingga Djunda yang tidak lama berkuasa hal ini disebabkan karena konflik politik yang bagi - bagi kekuasan oleh partai pemenang, dan bahkan hal ini menyebabkan gagalnya pembangunan maupun kebijakan - kebijakan yang ditujukan oleh Negara.
Nomor 4
          a.         Sekutu datang di Indonesia pada akhir September 1945
Hal ini disebabkan karena Inggris sibuk dengan pengambilalihan wilayah kekuasaan di Libya, Yunani, Balkan, Birma, dan Malaysia, sehingga tidak cukup tentaranya untuk mengurus Indonesia. Serah terima kekuasaan pun baru dapat dilangsungkan pada tanggal 12 September 1945 di Singapura antara Jendral Terauci dan Admiral Louis mountbatten.
         b.         Tugas sekutu di Indonesia
Ø  melindungi dan memindahkan tawanan dan kaum interniran ke Eropa.
Ø  melucuti tentara Jepang dan mengangkutnya ke Jepang
Ø  memelihara ketertiban dan keamanan di wilayah yang bersangkutan.
          c.         NICA membonceng sekutu
Inggris dan Belanda melakukan perjanjian yang menyatakan bahwa dalam menentukan tugasnya Inggris akan menggunakan pegawai - pegawai Belanda. Dengan jalan tersebut secara berangsur angsur mengembalikan wilayah Indonesia ke bawah kekuasaan kolonial Belanda. Pihak Belanda yang ingin segera berkuasa di Indonesia, tidak cukup kuat menghadapi kenyataan baru akibat proklamasi negara Republik Indonesia merdeka karena jumlah tentaranya hanya delapan kompi, tidak cukup untuk menguasai wilayah Indonesia yang sangat luas. Sehingga satu - satunya jalan yang aman adalah membonceng Inggris.
         d.         Akibat kedatangan sekutu yang diboncengi NICA bagi Indonesia

mengakibatkan kemarahan BKR dan pemuda - pemuda Jakarta. Bentrokan antara BKR dan orang - orang Belanda yang dipersenjatai seperti bentrokan di dekat jaga monyet, Bank Tabungan Pos, di Jatinegara, Pasar Senen. Jumlah tentara Belanda makin banyak dan akhirnya merupakan sekelompok pasukan KNIL yang bersenjata lengkap. meningkatnya teror di Jakarta menyebabkan pemerintah Republik Indonesia mendekritkan berdirinya Tentara Keamanan Rakyat (BKR) tanggal 5 Oktober untuk memperkuat keamanan. Kerusuhan - kerusuhan tidak hanya di Jakarta saja melainkan menjalar ke wialayah lain seperti Bandung, Semarang, Suarabaya, dan sebagainya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sederet Cerita Kesaktian Mbah Jenggolo Murid Sunan Kudus yang Jadi Cikal Bakal Desa Janggalan

Ketika Sejarah Dikendalikan Oleh Penguasa Orde Baru

Mengenal Alas Lamin, Pati, Konon Ada Lubang Bekas Pembantaian yang Masih Misteri